Belajar dasar-dasar linux ini saya khususkan untuk mengenal Linux dari dasar. Untuk pengenal Linux tingkatan menengah dan lanjutan akan Saya buatkan dalam thread lanjutan tersendiri. Thread ini akan membahas mengenai perintah-perintah dasar Linux. Tetapi maaf, thread ini tidak membuat cara installasinya, silakan lihat thread yang lain untuk mengetahui cara installasinya. Dan karena keterbatasan waktu Saya, maka thread ini akan Saya lengkapi dalam beberapa hari, jadi tidak akan diselesaikan dalam 1 waktu. Tidak jadi masalah khan? Selamat membaca dan belajar bersama sahabat BinusHacker di www.binushacker.net
Distro Linux yang akan Saya gunakan dalam contoh ini adalah Linux Mandriva 2006, untuk Linux yang lain pun sama saja caranya, perbedaannya sangat sedikit kok. Oh iya, dalam pembahasan ini Saya akan mengajarkan Linux secara text based, bukan GUI. Karena menurut Saya, kekuatan utama Linux terletak dari CLI (Common Line Interface).
Harap maklum jika pembahasannya kurang jelas, karena Saya pun masih awam di Linux dan belum mahir menggunakan Linux. Jadi mari Kita lengkapi thread ini mengenai dasar-dasar Linux.
Daftar Pembahasan:
Struktur Folder di Linux
Persiapan Installasi Linux
Perintah Dasar Linux
Fungsi Keyboard di Linux
Membuat user dan group
User Permissions file dan direktori di Linux
Memberikan permission kepada file dan direktori
Contoh kasus User Permission
Menggunakan VI Teks Editor
Instalasi Program di Linux
1. Struktur Foder Di Linux
Seperti Windows yang mempunyai struktur folder tersendiri (mis: \Windows, \Program files, \Document and settings), di Linux pun mempunyai struktur file tersendiri. Berikut adalah struktur folder yang ada di Linux
/ = root
|-bin = binary
|-boot = kernel save
|-etc = file-file konfigurasi
|-home = user data file
|-lib = library
|-usr = aplikasi
|-var = mail/log/database
|-mnt = mount point
|-tmp = temporary
|-sbin = binary super user 2. Persiapan Installasi Linux (Mandriva 2006)
Media untuk insallasi dapat berupa: CD/DVD, HDD dan Network (ftp, http, nfs)
Partisi di Linux, minimal terdiri dari 2 partisi, yaitu:
Partisi / (root)
Partisi ini digunakan sebagai system dari Linux itu sendiri. Partisi ini dapat bertipe: ext3, ext2, reiserfs, dsb. Saya menyarankan menggunakan tipe partisi ext3, karena bersifat Journalized FS.
Partisi swap
Partisi ini digunakan sebagai virtual memory, bila RAM yang ada tidak mencukupi. Ukuran minimal yang disarankan adalah 2X ukuran RAM, tetapi bila RAM Anda di atas 1 GB, tidak harus 2X ukuran RAM.
Partisi home
Partisi home ini tidak mesti ada, tetapi Saya menyarankan untuk membuat partisi ini, karena dengan adanya partisi ini, maka dokumen-dokumen Anda akan dipisahkan dari partisi / (root). Apa keuntungannya? Bila Linux Anda diinstall ulang, atau berganti windows, maka data Anda tidak akan hilang. Ini sama saja dengan Anda membuat 2 partisi di Windows, yaitu partisi untuk Windows dan partisi untuk dokumen Anda. Partisi home ini dapat bertipe ext3, ext2, reiserfs, dsb.
Bagi Anda yang menggunakan CD/DVD untuk installasi Linux, maka Anda cukup boot dari CD/DVD tersebut untuk melakukan installasi. Karena CD/DVD Linux pada umumnya bersifat bootable
Tetapi bagi Anda yang ingin melakukan install via jaringan (network), Anda cukup membuat boot disk ataupun bootable Flash Disk. Pembuatan boot disk harus dilakukan di komputer yang telah terinstall Linux. Berikut caranya:
Untuk membuat boot disk, diperlukan file network.img dan network_drivers.img. Untuk membuat bootable Flash Disk, diperlukan file all.img. Biasanya file-file tersebut terletak di direktori install/images yang berada di CD/DVD Mandriva atau di direktori Mandriva yang terletak di server.
Copy file tersebut ke disket atau ke flash disk, caranya adalah sebagai berikut:
Untuk disket, harap format dulu disketnya. Ini untuk menghindari error yang terjadi pada disket. Cara format disket, ketik di Console: mformat a:
Kemudian, image yang sudah dibuat tersebut harus dicopy ke disket atau flash disk. Untuk disket, copy image tersebut dengan perintah:
$ dd if=network.img of=/dev/fd0
$ dd if=network_drivers.img of=/dev/fd0 Network.img untuk disket 1 (Disket booting) dan network_drivers.img untuk disket 2.
Untuk flash disk, copy image tersebut dengan perintah:
# dd if=all.img of=/dev/sda1
Perhatikan tanda $ dan #. Tanda $, artinya Anda login sebagai user biasa, sedangkan tanda # artinya Anda login sebagai root.
Setelah disket/flash disk booting selesai dibuat, Anda tinggal boot komputer menggunakan disket atau flash disk tersebut, selanjutnya tinggal mengikuti instruksi yang ada. Cara installasi-nya silakan lihat thread yang lain.
3. Perintah Dasar Linux
Keterangan:
Perintah Linux = Perintah DOS = Keterangan perintah
ls = dir = melihat isi file
clear = cls = membersihkan tampilan di layar monitor
cp = copy = menyalin file
mv = ren, move = mengubah nama file, dan bisa juga untuk memindahkan file ke direktori tertentu
cd = cd = berpindah direktori (jika tanpa parameter akan menuju ke home direktori)
mkdir = md = membuat direktori
rmdir = rd = menghapus direktori kosong
cat = type = melihat isi file
rm = del = menghapus file atau direktori
pwd = cd = melihat direktori aktif saat ini
more = more = melihat tampilan per halaman
grep = <> = menyaring tampilan atau file berdasarkan kata tertentu
free = mem = melihat informasi memory
Jika di DOS untuk menampilkan keterangan suatu perintah digunakan /?, maka di Linux dapat menggunakan perintah man. Contoh, untuk mengetahui fungsi dari perintah ls, maka dapat menggunakan man ls
Untuk menampilkan daftar perintah yang ada di linux, gunakan perintah info. Beberapa contoh penggunaan perintah dasar Linux:
Menampilkan daftar file atau direktori ls -a = Melihat semua file atau direktori termasuk yang disembunyikan (diawali dengan tanda . (titik)) ls -l = Menampilkan file dan direktori dalam tampilan lengkap, termasuk ukuran, tanggal modifikasi, pemilik, group dan mode atributnya ls -R = Menapilkan semua file atau direktori. Jika terdapat direktori, isi direktori itu akan ditampilkan juga
Membuat direktori beberapa level dalam 1 perintah. Contohnya direktori yang mempunyai susunan seperti ini:
Komputer
|-Hardware
|-CPU
|-Memori
|-HDD
|-Software
|-OS
|-Office
Maka Anda dapat menggunakan perintah berikut:
$ mkdir -p Komputer/{Hardware/{CPU,Memori,HDD},Software/{OS, Office}}
Untuk melihat strukturnya, gunakan perintah tree (bila tidak ada, install dulu tree-nya dengan perintah urpmi tree)
Untuk menghapus direktori Komputer termasuk yang berada di bawahnya (di DOS dilakukan dengan perintah deltree), gunakan perintah
$ rm -rf Komputer
Parameter -rf artinya adalah menghapus seluruh direktori yang berada di dalamnya (-r) tanpa bertanya lagi (-f).
Membuat file dan melihat isinya:
Membuat file dapat dilakukan dengan perintah cat, caranya hampir sama dengan perintah DOS (via copy con namafile), caranya adalah $ cat > namafile
Untuk menyimpan file tersebut, tekan ^D.
Melihat isi file, dilakukan dengan perintah cat namafile
Melihat isi file tetapi hanya 10 baris pertama saja head namafile
Melihat isi file tetapi hanya 10 baris terakhir saja tail namafile
Melihat isi file tetapi hanya 5 baris pertama saja head -5 namafile
Melihat isi file tetapi hanya baris 5 saja head -5 namafile | tail -1
Perintah Pause:
Di Linux ada 2 macam perintah untuk melihat tampilan daftar/isi file per layar. Perintah tersebut adalah more dan less Perbedaan more dengan less terletak pada apa yang ditampilkan dalam jumlah besar. Perintah more hanya dapat melihat tampilan per layar tanpa bisa melihat apa sudah ditampilkan, jadi tidak bisa scroll ke atas untuk melihat tampilan yang telah lewat.
Perintah less, lebih lengkap dari more karena less dapat melihat tampilan yang telah lewat dengan menggunakan panah atas.
4. Fungsi Keyboard di Linux
Ctrl+Alt+Fn = (n=1..6) Pindah ke terminal ke-n. Kita dapat menjalankan beberapa terminal sekaligus, jadi artinya Kita bisa login sebanyak 6 kali secara simultan dalam terminal/konsol
Ctrl+Alt+F7 = Pindah ke Xwindow yang telah berjalan
Ctrl+Alt+Del = Restart komputer
Ctrl+Alt+Backspace = Mematikan Xwindow server (dalam Xwindow), perintah ini berguna bila Xwindow rusak sehingga tidak dapat keluar secara normal.
Ctrl+c = membatalkan proses yang sedang berjalan
Ctrl+d = Mengirim pesan EOF (End of File) kepada proses yang sedang berlangsung
Panah Atas = Menampilkan kembali daftar perintah yang telah Kita ketik.
~ = direktori user
| (pipeline) = fungsinya sama dengan yang berada di DOS, yaitu untuk menjalankan beberapa perintah bersamaan. Tetapi perintah setelah pipeline akan menggunakan masukan yang dihasilkan oleh perintah sebelum pipeline. Contoh: ls | grep Desktop, artinya adalah perintah grep akan menyaring semua keluaran yang dihasilkan oleh perintah ls. Jadi output perintah ls menjadi input untuk perintah grep.
Perintah Informasi System di Linux
pwd = menampilkan direktori aktif saat ini.
hostname = Menampilkan nama komputer yang sedang digunakan
whoami = Menampilkan nama login Kita
who = Menampilkan pengguna yang sedang aktif
id username = Menampilkan ID user dan ID Group
last = Menampilkan daftar user yang login terakhir kali
ps = Menampilkan proses saat ini yang dijalankan oleh user yang sedang aktif. Jika ditambahkan parameter axu, maka proses yang ditampilkan adalah proses yang dijalankan oleh masing-masing user.
top = sama seperti ps, tetapi diurutkan berdasarkan penggunaan CPU
free = Informasi memori, termasuk RAM dan Virtual Memory
df -h = Menampilkan kapasitas HDD (df=disk free)
du -bh = Menampilkan detail pemakaian HDD untuk setiap subdirektori (du=disk usage)
5. Membuat User dan Group
Sistem operasi Linux dari awalnya memang sudah dirancang untuk bekerja dengan banyak user, artinya adalah di Linux Kita bisa melakukan login dengan berbagai nama user, dan tentu saja dengan hak yang berbeda-beda dan hak akses yang berbeda pula untuk file dan direktori.
Tidak hanya membuat user saja, tetapi semua user yang ada dapat dikelompokkan. Contohnya, Kita dapat mengelompokkan user berdasarkan departemen yang ada di perusahaan, contohnya group Marketing, Purchasing, Finance, Accounting, dsb.
Sekarang bagaimana caranya kita membuat user dan group di Linux? Caranya cukup mudah, dan seperti Saya beritahukan di awal thread, Kita akan melakukan semuanya melalui command line atau biasa disebut text based.
Membuat user, gunakan perintah # useradd NamaUser
Perintah tersebut akan membuat user baru sesuai dengan nama user yang kita masukan. Perhatikan juga bahwa pembuatan user tersebut akan membuatkan 1 direktori sesuai dengan nama user tersebut pada direktori /home. Selain itu, default group user ini adalah nama user itu juga.
Melihat daftar user yang ada, perintahnya # cat /etc/passwd
Daftar user tersebut, nantinya akan berbentuk seperti ini
guest:x:500:500:guest:/home/guest:/bin/bash
Dari daftar tersebut, terlihat kalau daftar tersebut terbagi menjadi 7 kolom/bagian yang dipisahkan oleh tanda : (titik dua).
Kolom 1 berisi username
Kolom 2 berisi password (hanya ditandi dengan tanda ‘x’ yang berarti mempunyai password)
Kolom 3 berisi UID (user ID), UID ini selalu dimulai dari 500
Kolom 4 berisi GID (Group ID), GUID ini juga selalu dimulai dari 500
Kolom 5 berisi Full name user
Kolom 6 berisi home direktori user
Kolom 7 berisi shell user tersebut
Melihat password user dalam bentuk terekripsi, perintahnya # cat /etc/shadow
Menghapus user, gunakan perintah # userdel namauser
Perintah ini akan menghapus user yang kita masukan, tetapi tidak menghapus direktori user di folder /home.
Menghapus user dan folder home-nya, gunakan perintah # userdel -r namauser
Membuat Group, gunakan perintah # groupadd NamaGroup
Perintah tersebut akan membuat suatu group baru. Saat baru dibuat group ini akan kosong, artinya tidak ada anggota pada group ini. Seperti penjelasan di atas, bahwa setiap pembuatan GID ini akan dimulai dari 500. Sekarang bagaimana jika kita ingin memberikan GID ini dengan 700? Gunakan perintah # groupadd -g 700 NamaGroup.
Melihat daftar group yang ada, gunakan perintah # cat /etc/group
Menambahkan user ke group tertentu, perintahnya # usermod -G NamaGroup NamaUser
6. User Permissions File dan Direktori di Linux
Karena bekerja dengan banyak user, maka hak akses file dan direktori masing-masing user juga menjadi sangat vital. Seringkali user tertentu tidak ingin direktori dan file-filenya tidak ingin dilihat oleh orang lain. Dan bisa juga direktori atau file-file tertentu saja yang dibolehkan untuk dilihat orang lain. Atau bisa juga hanya group user tersebut yang boleh melihatnya tetapi group lain tidak boleh melihatnya. Itulah gunanya user permission di Linux. Kita bisa menentukan user atau group siapa saja yang boleh melihat file atau direktori tertentu.
Coba Anda melakukan perintah ls -l, di sebelah paling kiri akan muncul user permission dari file dan direktori yang ditampilkan tersebut. Formatnya adalah seperti ini drwxrwxrwx yang terdiri dari 10 digit. Dari format tersebut, dibagi ke dalam 4 segmen, yaitu: d rwx rwx rwx
Segmen 1 menandakan tipenya, apakah berupa direktori, regular file atau link file. Kodenya adalah:
d = direktori
- = regular file
l = link file
Segmen 2 menandakan permission untuk pemilik (owner)
Segmen 3 menandakan permission untuk group
Segmen 4 menandakan permission selain pemilik dan group (others)
Untuk segmen 2, 3 dan 4 selalu berformat rwx, artinya:
r = read, akses untuk melakukan pembacaan file
w = write, akses untuk melakukan penulisan, pengeditan (rename, edit), penghapusan file atau direktori.
x = execute, akses untuk menjalankan suatu file atau masuk ke suatu direktori.
Jadi jika format permissionnya adalah seperti ini:
drwxrwxr–maka hal ini berarti bahwa:
Direktori tersebut (karena diawali huruf d yang berarti direktori) dapat dibaca, diedit oleh pemiliknya, dan pemilik tersebut juga dapat masuk ke direktori tersebut.
Direktori tersebut dapat dibaca, diedit oleh groupnya, dan groupnya dapat masuk ke direktori tersebut.
Direktori ini hanya dapat dilihat oleh user atau group lain, tidak bisa melakukan editing (rename dan hapus), dan tidak bisa masuk ke direktori tersebut.
-rw-r—–
File tersebut (karena diawali tanda – yang berarti file biasa) dapat dibaca, diedit oleh pemiliknya, tetapi tidak bisa dieksekusi/dijalankan (layaknya .exe di windows), karena tidak ada permission untuk execute (x)
File tersebut hanya dapat dibaca oleh groupnya, tanpa dapat diedit/dihapus dan tidak dapat dieksekusi
File ini tidak dapat dibaca, diedit/dihapus maupun dijalankan oleh user dan group yang lain.
7. Memberikan Permission Kepada File dan Direktori
Kita sudah mengetahui permission apa saja yang ada di file dan direktori di Linux. Tetapi Kita belum mengetahui bagaimana cara memberikan permission kepada file atau direktori tersebut. Di Linux, untuk memberikan permission dapat dilakukan dengan perintah chmod permission FileAtauDirektori.
Option untuk perintah chmod ini dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu menggunakan symbol huruf dan menggunakan symbol angka. Untuk menggunakan symbol huruf, maka huruf yang digunakan terdiri dari:
u = owner
g = group
o = others
a = all
+ = menambahkan permission
- = mengurangi permission
r = permission untuk membaca (read)
w = permission untuk menulis (write)
x = permission untuk menjalankan atau masuk ke direktori (execute)
Untuk memberikan akses tulis kepada group, maka option yang harus kita berikan adalah g+w.
Untuk menghilangkan akses baca kepada user atau group lainnya, maka option yang harus kita berikan adalah o-r.
Selain dengan symbol huruf, Kita juga dapat menggunakan symbol angka. Symbol angka ini harus diberikan sekaligus untuk owner, group dan others. Jadi, kalau di symbol huruf kita bisa memberikan permission untuk owner, group atau others saja, maka di symbol angka ini harus diberikan sekaligus. Karena itu, symbol angka ini selalu berisi 3 digit, dimana digit pertama akan berisi mengenai permission owner, digit kedua untuk permission group dan digit ketiga untuk permission others. Symbol angkanya adalah:
4 = untuk permission baca (read)
2 = untuk permission tulis (write)
1 = untuk permission menjalankan (execute)
Jadi, jika kita ingin memberikan permission seperti ini kepada user
drw-r-xr—maka perintahnya bila menggunakan symbol huruf adalah:
$ chmod u+rw,u-x,g+r,g-wx,o+r,o-wx file
bila menggunakan symbol angka, maka perintahnya:
$ chmod 654 file
Angka 6 berarti akses baca dan tulis, karena akses baca adalah 4 dan tulis adalah 2, maka jumlahnya adalah 6. Demikian juga untuk permission group, angka 5 berasal dari permission baca yang bernilai 4 dan permission menjalankan yang bernilai 1. Karena user atau group lainnya hanya boleh membaca saja, maka diberikan nilai 4.
Contoh lain lagi, misalkan permission awalnya adalah seperti ini drwxrw—- dan kita ingin menggantinya menjadi seperti ini drw-r-x—, maka perintahnya:
$ chmod u-x, g-w,g+x file
atau
$ chmod 654 file
Untuk mengganti pemilik dari suatu file atau direktori, gunakan perintah berikut: chown PemilikBaru NamaFileAtauDirektori
Untuk mengganti group dari suatu file atau direktori, gunakan perintah beikut: chgrp GroupBaru NamaFileAtauDirektor 8. Contoh Penggunaan User Permission
Untuk lebih jelasnya, Kita akan langsung masuk ke contoh kasus saja.
Kita akan membuat 1 group dengan nama IT Dan juga membuatkan user dengan nama-nama: Benny, Budi, dan Iwan. Dan ingat jangan lupa untuk memberikan password. Perintahnya:
# groupadd it
# useradd benny
# passwd benny
# useradd budi
# passwd budi
# useradd iwan
# passwd iwan
Kecuali Iwan, user-user tersebut adalah anggota dari group IT. Perintahnya:
# usermod -G it benny
# usermod -G it budi
Selanjutnya adalah membuatkan direktori untuk group dimana setiap anggota group it dapat membaca, menulis dan mengeksekusi direktori tersebut, tetapi tidak untuk user atau group lainnya. Dan setiap file atau direktori yang berada di dalamnya harus mempunyai hak akses yang sama dengan direktori tersebut, yaitu dapat membaca, menulis dan mengeksekusi direktori tersebut.
Perintahnya:
# mkdir /home/it
# chgrp it /home/it
# chmod g+rwxs, o-rwx /home/it (atau ditulis # chmod 2770 /home/it)
Perhatikan ternyata untuk permissionnya ada tambahan hurus ‘s’ dan dalam symbol angka menjadi 4 digit. Huruf ‘s’ (atau angka 4 di symbol angka) berarti special permission. Efek dari special permission ini adalah, bila direktori tersebut sudah kita set groupnya menjadi it, maka setiap file atau direktori yang berada di dalamnya yang dibuat setelah permission dibuat, maka groupnya pun akan mengikuti direktori utamanya. Jika menggunakan symbol angka, maka special permission ini diletakan pada digit pertama. Berarti digit kedua adalah untuk permission owner, digit ketiga untuk permission group dan digit keempat untuk permission others. Bila tidak ada special permission, maka Kita dapat menuliskan dalam format 3 digit. Untuk symbol angka, berikut adalah artinya:
4 = u+s
2 = g+s
1 = sticky bit (artinya yang bisa menghapusnya hanya owner, untuk symbol huruf ditandai dengan huruf ‘t’).
Sekarang cobalah untuk login dengan user benny, dan cobalah untuk membuat file apa saja di direktori /home/it.
Lalu cobalah login dengan user budi, editlah file tersebut. Ternyata user budi dapat mengedit file tersebut. Hal ini karena group file tersebut adalah it, dimana akses group tersebut adalah read, write dan execute.
Sekarang coba login dengan user iwan, dan coba edit file yang dibuat oleh user benny tadi. Ternyata tidak bisa. Bahkan user iwan tidak bisa masuk ke direktori /home/it sama sekali. Hal ini terjadi, karena user iwan bukan merupakan anggota group it.
9. Menggunakan VI Teks Editor
Ada banyak teks editor yang tersedia di Linux, mulai dari yang berbasis CLI hingga yang berbasis GUI. Beberapa teks editor tersebut adalah
vi
emacs
joe (bagi Anda yang ingin bernostalgia dengan wordstar/ws, joe ini mirip sekali dengannya)
pico
dll
Vi teks editor ini terdiri dari 2 macam mode, yaitu editing dan command. Saat berada dalam mode editing, Kita bisa mengedit file yang kita buat, seperti menambah, menghapus atau mengedit teks.
Saat berada dalam mode command, artinya kita bisa memberikan perintah-perintah kepada vi. Perintah-perintah yang dimaksud itu seperti perintah keluar, simpan, copy, delete, dsb. Command ini juga bisa dalam bentuk visual. Saat berada dalam mode visual, kita bisa melakukan blok terhadap baris-baris tertentu dan melakukan copy terhadap baris tersebut dan sebagainya.
Untuk masuk ke dalam mode editing, kita dapat menekan tombol i. Untuk berpindah mode, dari mode editing ke mode command, Kita dapat menekan tombol ESC.
Membuat dan membuka file
Untuk membuat atau membuka file, dapat dilakukan dengan perintah: $ vi nama_file
Jika nama file yang diberikan adalah nama file baru (filenya belum ada), maka artinya kita akan membuat file baru. Tetapi jika nama filenya sudah ada, artinya kita akan membuka file tersebut. Berikut beberapa perintah lainnya dalam membuka file:
$ vi +n nama_file
Untuk membuka file langsung pada nomor baris n
$ vi + nama_file
Untuk membuka file langsung pada baris terakhir
$ vi +/kata nama_file
Untuk membuka file langsung pada kata pertama yang ditemukan
$ vi -R nama_file
Membuka file dalam modus baca, dan tidak untuk diedit. Perintahnya juga bisa dilakukan dengan perintah $ view nama_file
Keluar dan menyimpan
Untuk keluar dari vi, tekan tombol ESC kemudian dilanjutkan dengan menekan tombol :q dan diakhiri dengan ENTER
Bila file telah sempat diedit, dan Kita ingin keluar tanpa menyimpannya, maka yang perlu Anda lakukan adalah tekan ESC, dilanjutkan dengan tombol :q! dan diakhiri dengan ENTER
Untuk menyimpan dan keluar dari vi, tekan tombol ESC dan dilanjutkan dengan menekan tombol :wq
Untuk menyimpan tanpa keluar, tekan tombol ESC dan dilanjutkan dengan menekan tombol
Perintah-perintah pengeditan
Menggerakkan kursor
0 = Pindah ke awal baris
$ = Pindah ke akhir baris
w = Pindah ke kata selanjutnya
b = Pindah kembali ke kata sebelumnya
a = Untuk menyisipkan karakter
c = untuk memotong kata atau baris
p = Untuk menyalin kata atau kalimat yang terpotong (paste)
yy = Untuk menyalin 1 baris.
2yy = Untuk menyalin 2 baris.
dd = Untuk menghapus baris.
2dd = Untuk menghapus 2 baris
Untuk melakukan copy+paste secara visual, dapat dilakukan dengan cara menekan tombol v, blok baris yang akan dicopy, kemudian tekan y. Letakkan kursor ke tempat tujuan dan tekan p.
Mengedit teks
cw = Menghapus satu kata di depan kursor
c2b = menghapus 2 kata sebelumnya
c$ = menghapus satu baris di depan kursor
c0 = menghapus satu kata di belakang kursor
~ = mengubah huruf kecil menjadi huruf besar
u = Undo, melakukan pembatalan terhadap editing terakhir.
A = menyisipkan karakter di akhir baris
I = menyisipkan karakter di awal baris
o = membuka baris kosong di bawah kursor
O = membuka baris kosong di atas kursor
s = menghapus karakter pada kursor dan menukar teks
S = menghapus baris dan menukar teks
R = menempati karakter, kata, kalimat ke dalam baris yang telah dibuat.
J = menggabungkan dua baris.
Menukar teks
Format umum perintah menukar teks ini adalah:
:s///option Option yang dapat diberikan adalah
g = mencari kata secara global
i = mengabaikan huruf besar/huruf kecil
Contoh:
Kita akan mengganti kata “baris” menjadi kata “line”, maka perintahnya:
:1,$s/baris/line/g
Mencari kata
/cari = mencari kata pertama di depan kursor yang sama dengan cari
?cari = mencari kata pertama di belakang yang sama dengan cari
n = untuk mencari kata cari berikutnya tetapi ke arah sebelumnya
N = untuk mencari kata cari berikutnya tetapi ke arah setelahnya.
10. Instalasi Program di Linux
Instalasi di Linux terdiri dari 2 macam, yaitu instalasi dari repositori dan instalasi program tambahan (non repositori). Instalasi dari repositori artinya Kita akan menginstall program-program tambahan yang sudah disediakan oleh distro Linux tersebut, seperti dari CD/DVD atau dari server (dan mirrornya) distro itu sendiri.
Instalasi program tambahan (non repositori), artinya Kita akan menginstall program-program lain yang tidak terdapat di distro Linux tersebut atau bisa juga kita akan menginstall program-program yang berada di distro tersebut, tetapi mempunyai versi yang berbeda.
Installasi Dari Repositori
Untuk installasi dari repositori, tergantung dari distro yang kita gunakan, karena masing-masing distro mempunyai perintahnya masing-masing. Berikut beberapa perintah yang ada di beberapa distro:
Mandriva = urpmi
Red Hat & Fedor = yum
OpenSUSE & SUSE = yast2
Ubuntu, Kubuntu, Edubuntu, Xubuntu = apt-get
PCLinuxOS = apt-get
Contoh:
Instalasi tree di Mandriva, urpmi tree
Instalasi webmin di PCLinuxOS, apt-get install webmin
Installasi Program Tambahan (non repostori)
Ada kalanya Kita tidak menemukan aplikasi yang kita inginkan di distro Linux yang kita gunakan, atau aplikasi yang kita inginkan memang ada, tetapi kita membutuhkan versi yang lebih tinggi. Di saat seperti itulah Kita perlu menginstall program tambahan (non repositori) tersebut. Installasi program tambahan ini pun tergantung dari turunan distro yang kita gunakan. Secara umum, distro Linux yang ada saat ini dapat dibagi ke dalam 3 kelompok, yaitu:
Turunan Red Hat (mempunyai installer yang berbentuk .rpm)
Turunan Debian (mempunyai installer yang berbentuk .deb)
Turunan Slackware (mempunyai installer yang berbentuk .tgz)
Dalam pembahasan ini, Kita akan menggunakan installer yang berbentuk .rpm. Perintah untuk menginstall paket .rpm adalah rpm -ivh NamaPaket. Parameter i berarti Kita akan melakukan installasi.
Parameter v berarti semua progress akan ditampilkan ke layar.
Parameter h berarti tampilan progressnya dalam bentuk bar, sehingga akan kelihatan persentasenya.
Untuk mengupgrade paket .rpm, gunakan parameter U untuk menggantikan parameter i. Untuk menghapus aplikasi, gunakan parametera e.
Penjelasan dan contoh yang lebih lanjut mengenai installasi paket .rpm ini akan dijelaskan dalam thread lanjutan setelah thread ini. Di thread lanjutan nanti, akan dijelaskan cara install paket .rpm yang lebih lengkap, termasuk installasi yang membutuhkan dependensi, dan installasi melalui source code.
sumber : http://www.binushacker.net/belajar-dasar-dasar-linux.html/comment-page-1#comment-11920
Kalau sebuah system sudah terkena BotNet Trojan, maka komputer tersebut akan mengirimkan beberapa Informasi log dari system. Dimana kita juga bisa mengontrol komputer target. Apabila dalam sebuah Windows Server maka kita bisa menggunakan Remote Desktop untuk bisa mengaksesnya. Dan apabila pada unix maka kita bisa mengambil logging password root. Kemudian kita bisa menggunakan remote login dari hak akses root.
BotNet biasanya dibangun menggunakan MBR (master boot record). Sebuah rootkit yang dilaksanakan pada waktu boot, sebelum sistem operasi dibuka. Setelah mesin terinfeksi, maka hasil panen malware dan upload data dalam 20 menit akan dikirimkan. Data yang dicuri termasuk e-mail account, Windows / Unix password, dan FTP credentials POP / SMTP account, Control Panel, dll.
Adapun contoh hasil dari traced pengiriman email dari BotNet:
Hasil dari informasi akan diterima dan direport dalam Computer Server Attacker, sehingga Informasi yang masuk bisa disimpan dan dimanipulasi.
Bagaimana hal tersebut bisa terjadi, buat semua orang berhati hatilah karena saat ini begitu banyak cara untuk mendapatkan Informasi. Dan yang paling berbahaya apabila ada Account Privacy anda ada didalam sana. Misalkan Paypal, LR, Atau Bank Account Yang ada di Email Anda. Sungguh sangat berbahaya!
Berikut ini hanyalah contoh sebuah email account yg bisa kita ambil, dimana disana kita bisa backdoor, recover password dan sebagainya, bisa anda bayangkan sendiri:
Contoh Control Panel Information sebuah website yang bisa didapat:
Cpanel Username: fh_609986
Cpanel Password: loft1234
FTP Server : ftp.***host.org
FTP Login : fh_609986
FTP Password : loft1234
MySQL Database Name: MUST CREATE IN CPANEL
MySQL Username : fh_609986
MySQL Password : loft1234
MySQL Server: SEE THE CPANEL
POP3 Server : mail.***host.org
POP3 Username : fh_609986
Contoh FTP Account yang diterima dari BotNet Zombie sebagai berikut:
FTP Server: ***.**host.com
FTP Login: ***.**host.com
FTP Password: l1nuxus3r
E-mail Account Information:
E-mail accounts that you add:
POP3/IMAP Host Address: (depends on hostname you use for
the e-mail account, i.e your domain or subdomain).
SMTP Host Address: (check if you have this option enabled)
Berikut logging aktifitas dalam system ketika DDOS berjalan:
A frequent visitor sent me the following table:
Port Protocol Keyword D e s c r i p t i o n
1 tcp tcpmux TCP Port Multiplexer
1 udp SocketsdesTroie [trojan] Sockets Troie
1 udp tcpmux TCP Port Multiplexer
2 tcp compressnet Management Utility
2 tcp Death [trojan] Death
2 udp compressnet Management Utility
3 tcp compressnet Compression Process
3 udp compressnet Compression Process
5 tcp rje Remote Job Entry
5 udp rje Remote Job Entry
7 tcp echo Echo
9 tcp discard Discard
11 tcp systat Active Users
11 udp systat Active Users
13 tcp daytime Daytime
13 udp daytime Daytime
15 tcp netstat Netstat
15 tcp B2 [trojan] B2
17 tcp qo TDQuote of the Day
17 udp qo TDQuote of the Day
18 tcp msp Message Send Protocol
18 udp msp Message Send Protocol
19 tcp chargen Character Generator
19 udp chargen Character Generator
20 tcp ftp-data File Transfer
20 udp ftp-data File Transfer
20 tcp SennaSpyFTPserver [trojan] Senna Spy FTP
21 tcp ftp File Transfer [Control]
21 udp ftp File Transfer [Control]
21 tcp BackConstruction [trojan] Back Construction
21 tcp BladeRunner [trojan] BladeRunner
21 tcp CCInvader [trojan] CC Invader
21 tcp DarkFTP [trojan] Dark FTP
21 tcp DolyTrojan [trojan] Doly Trojan
21 tcp Fore [trojan] Fore
21 tcp InvisibleFTP [trojan] Invisible FTP
21 tcp Juggernaut42 [trojan] Juggernaut 42
21 tcp Larva [trojan] Larva
21 tcp MotIvFTP [trojan] MotIv FTP
21 tcp NetAdministrator [trojan] Net Administrator
Yang Paling Berbahaya,Informasi Yang Diperoleh Dari BotNet adalah terdapat dan bisa di extractnya 1660 unit kartu kredit dan kartu debit dari kumpulan data yang diterima. Geolocation melalui alamat IP, dipastikan bahwa 49% dari nomor kartu berasal dari korban di AS, 12% dari Italia, dan 8% dari Spanyol, dengan 40 negara-negara lain. Yang paling umum termasuk kartu Visa (1056), MasterCard (447), American Express (81), Maestro (36), dan yang lainnya termasuk Bank Account, dsb (24). Yang menarik disana adalah bahwa 80% dari kartu kredit tersebut adalah kartu yang terdapat dalam database yang biasanya digunakan untuk processing online order.
Jadi jika anda memiliki komputer dan berselancar di internet, berhati²lah dengan spyware, malware, dan BotNet zombie yang sangat berbahaya bagi Privacy Anda terutama menyangkut Data diri, Email, Login, Password, Username, dsb. Sebaiknya anda melakukan check log + memperhatikan proses yang sedang berjalan pada komputer Anda. Jika ada yang mencurigakan segera beri tindakan. Jika anda sudah mendapatkankan info ini, diharapkan anda bisa share ke yang lainnya dan anda bisa menghindari resiko yang akan timbul.
sumber :http://www.binushacker.net/dangerous-botnet.html
Pada intinya, setting network pada debian ditentukan oleh beberapa file yaitu: 1. /etc/network/interfaces
2. /etc/network/options
/etc/network/interfaces
File ini memuat konfigurasi IP yang akan digunakan oleh Network Interface yang terpasang pada suatu komputer. Selain alamat IP, file ini juga menyimpan informasi tentang routing. Di bawah ini adalah salah satu contoh isi file /etc/network/intefaces :
auto lo
iface lo inet loopback
auto eth0
iface eth0 inet static address 192.168.12.1 network 192.168.12.0
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.12.255
gateway 192.168.12.1
Kata auto yang mendahului nama suatu interface menandakan bahwa interface tersebut akan
dinyalakan secara otomatis pada saat booting. Interface lo tidak memiliki konfigurasi IP karena
lo digunakan sebagai loopback sehingga memiliki IP yang pasti yakni 127.0.0.1. Alamat IP ini
digunakan oleh komputer untuk berkomunikasi dengan dirinya sendiri.
Konfigurasi untuk eth0 harus diberikan karena interface ini dikonfigurasi menggunakan IP
statis. Parameter-parameter yang harus disebutkan untuk jenis interface static adalah:
1. address: menentukan IP address yang digunakan suatu komputer.
2. network: menentukan Network Address komputer.
3. netmask: menentukan subnet mask network komputer.
4. broadcast: menentukan alamat broadcast yang digunakan komputer untuk memperkenalkan diri pada jaringan.
5. gateway: menentukan default gateway yang digunakan apabila komputer tersebut
mengirimkan paket data ke luar jaringan anggotanya.
Setelah selesai melakukan perubahan pada file ini anda dapat mengaktifkan setting ini dengan menjalankan perintah:
Debian:~# /etc/init.d/networking start
Untuk memeriksa apakah setting ini sudah benar, perintah di bawah ini dapat digunakan.
Debian:~# ifconfig
/etc/network/options
File ini memuat beberapa pilihan yang dapat dijalankan bersamaan dengan aktifasi alamat IP pada bagian di atas.Secara default, file ini mengandung 3 baris. Isi file ini kurang lebih seperti di bawah ini.
ip_forward=no
spoofprotect=yes
syncookies=no
ip_forward menunjukkan bahwa komputer ini tidak digunakan untuk memforward paket data yang diterimanya ke komputer lain. ip_forward harus diset yes bila memang komputer ini dibangun untuk bertindak sebagai router atau bridge.
spoofprotect menunjukkan bahwa perlindungan ipspoof aktif. Ada baiknya pilihan ini selalu yes untuk menghindari terjadinya spoofing alamat IP kita oleh orang lain.
syncookies menyatakan bahwa syncookies tidak diaktifkan. Pilihan ini bertujuan untuk membatasi jumlah usaha membuat koneksi baru dari komputer lain ke komputer kita. Bila komputer kita menerima semua request secara serentak dengan jumlah banyak, besar kemungkinan bahwa komputer kita akan hang dalam waktu singkat.
Hi, ketemu lagi dengan saya, artikel mengenai jebol password,
tapi kali ini saya akan menjelaskannya pada Linux.
Mungkin pada artikel yang lain telah di jelaskan bagaimana
cara melakukan login tanpa password dengan bootloader Lilo,
tapi kali ini saya akan menjelaskannya pada bootloader Grub.
Maaf Sebelumnya kalo ilmunya masih dikit kalo mau tanya langsung
ke pakarnya aja yah ….
Beginilah caranya …broooo….
1.) Defaultnya, pas di bootloader grub ada 2 pilihan yaitu Redhat Linux dan DOS.
Pilih, yang Redhat Linux, terus tekan e di keyboard.
Tombol e berguna untuk melakukan edit.
2.) http://h1.ripway.com/alk/grub.png
setelah itu, pilih bagian ke 2 atau 3, disitu tertulis kernel blablablablaba …
tekan e dikeyboard
3.) Kemudian tambahkan s atau single dibelakangnya, kira kira seperti ini
kernel /boot/vmlinuz-2.6.15-1-686 root=/dev/sda1 ro single
setelah itu Escape.
4.) Masih dalam keadaan memilih kernel, kemudian tekan b di keyboard untuk Boot.
anda akan di bawa pada kedudukan root. Silahkan ketik passwd untuk mengganti
password yang baru atau anda bisa mengedit file /etc/shadow, untuk menghilangkan
password pada root.
Jreng jreng jreng … satu lagi, anda login sebagai administrator tanpa password
Di dunia nyata,kita pertama kali melihat orang pasti dari penampilan luarnya. Begitu juga di dunia maya, kita melihat blog pertama kali pasti dari desainnya. Desain merupakan hal yang sangat vital bagi sebuah blog. Jika desain blog kita baik, maka pengunjung akan merasa senang, dan mungkin saja akan berkunjung secara rutin ke blog kita. Tapi jika desain blog kita buruk, jangankan berkunjung lagi, untuk membaca artikel kitapun pasti enggan. Paling dia berkunjung ke blog kita hanya beberapa menit, bahkan beberapa detik. Lalu bagaimana desain blog yang baik. Berikut ini beberapa aspek yang membuat desain blog menjadi (menurut saya) baik.
SIMPLE, MINIMALIS
Suatu Blog hendaknya memiliki desain yang simple dan minimalis. Minimalis disini bukan berarti seadanya, berwarna putih tanpa hiasan apapun. Mnimalis berarti tidak banyak hiasan yang meriah, tidak terlalu fokus pada detail-detail. Penggunaan widgetnya juga tidak terlalu ramai. Cukuplah daftar posting, Shoutbox, dan hit counter. Desain blog yang simple tidak hanya membuat pengunjung tidak capek melihat blog kita, tetapi juga mempercepat loading blog. Di Indonesia, koneksi internet masih terbilang lambat. Apalagi kebanyakan pengunjung tidak mau menunggu berlama-lama. Maka dari itu hendaknya desain blog dibuat sederhana agar lebih mudah dilihat dan lebih cepat dalam loading.
PEMILIHAN WARNA
Orang paling banyak memilih warna hitam atau putih untuk dijadikan warna background blog mereka.Walaupun saya suka hitam, tapi jujur saya lebih nyaman membaca blog berbackground putih daripada hitam. Background putih membuat blog nampak lebih luas, lebih longgar. Warna putih juga lebih cocok dipadukan dengan berbagai warna. Tetapi warna hitam juga punya kelebihan. Yaitu tidak membuat lelah mata. Di dalam ilmu fisika, warna hitam akan menyerap semua sinar. Sehingga warna hitam berkesan gelap dan “dingin”. Berbeda dengan warna putih yang memantulkan semua sinar sehingga berkesan terang dan panas.
Eits, jangan lupa memperhatikan warna font. Warna font yang baik adalah warna yang kontras dengan warna backgroundnya. Misalnya jika warna background anda putih, anda dapat memilih warna hitam atau biru tua untuk warna font. Jika background hitam, warna putih atau kuning menjadi pilihan yang tepat untuk warna font anda.
SIDEBAR DI KANAN ATAU DI KIRI?
Sebetulnya tidak ada yang salah jika kita memilih sidebar kanan atau kiri. Toh, semuanya terlihat baik. Tetapi saya cenderung memilih sidebar di sebelah kanan. Kenapa? Karena orang membaca artikel kita dari kiri ke kanan. Itu berarti kemungkinan orang akan melihat widget setelah membaca artikel. Coba kalau dipasang di kiri, orang akan lebih berkonsentrasi ke widget kita sebelum membaca artikel kita. Rugi kan?? Pengunjung hanya datang untuk melihat widget kita tanpa memperhatikan apa yang kita tulis. Lalu bagaimana dengan sidebar di kanan dan di kiri? Menurut saya itu adalah pilihan yang paling buruk karena dengan sidebar di kanan dan di kiri konsentrasi pengunjung akan pecah. Pengunjung tidak fokus ke artikel maupun widget. Kalau sudah begini, tambah rugi kan kita??
2 COLOUMN ATAU 3 COLOUMN?
Ketika Blogwalking saya melihat kebanyakan blogger menggunakan 3 COLOUMN. Mungkin mereka berpikir dengan 3 coloumn, mereka dapat memanfaatkan desain blog sebanyak mungkin. Ketika kita memutuskan memakai 2 coloumn atau 3 coloumn hendaknya kita mempertimbangkan tujuan kita membangun blog. Jika tujuan kita ringan, misalnya hanya ingin menulis pikiran kita, dan widget juga tidak terlalu banyak, maka 2 coloumn adalah pilihan yang tepat. Jika tujuan kita adalah monetize atau tujuan-tujuan lain yang lebih berat, maka 3 coloumn lebih dibutuhkan untuk menampung iklan-iklan maupun menu yang banyak.
POSISI IKLAN
Letakkan iklan di posisi yang mudah dilihat, misalnya di bawah header, di sidebar, di bagian paling bawah blog, dan di sela-sela posting. Untuk ukuran, di bawah header lebih baik menggunakan ukuran leaderboard, untuk di sidebar menggunakan ukuran SkyCapper jika masih banyak tempat kosong, untuk di bagian bawah bisa menggunakan ukuran leaderboard atau large rectangle. Untuk di sela-sela posting ukuran lebih banyak variasi, misalnya ukuran banner, large rectangle, atau dapat juga menggunakan link unit berukuran banner
Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Pada awalnya dikembangkan oleh Android Inc, sebuah perusahaan kemudian dibeli oleh Google, dan akhir-akhir ini oleh Open Handset Alliance. Hal ini memungkinkan para pengembang untuk menulis kode dikelola dalam bahasa Java, pengendalian perangkat melalui Library-Javanya Google.
Distribusi Android pada 5 November 2007 dengan mendirikan Open Handset Alliance, sebuah konsorsium dari 50 hardware, software, dan perusahaan telekomunikasi yang ditujukan untuk memajukan standar terbuka untuk perangkat selular. Google merilis kode Android di bawah Lisensi Apache, sebuah perangkat lunak berlisensi bebas dan open source.
Sejarah
Pada Juli 2005, Google mengakuisisi Android, Inc, sebuah perusahaan pemula yang berbasis di Palo Alto, California, Amerika Serikat. Pendiri Android yang pergi untuk bekerja di Google termasuk Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White (ketua desain dan pengembangan antarmuka di webtv). Pada waktu itu, hanya sedikit yang diketahui tentang fungsi Android, Inc lain dari itu mereka membuat perangkat lunak untuk ponsel. Hal ini dimulai desas-desus bahwa Google berencana untuk memasuki pasar telepon seluler, meskipun masih belum jelas pada saat itu
Tim Google yang dipimpin oleh Rubin mengembangkan platform perangkat mobile didukung oleh kernel Linux yang mereka dipasarkan ke produsen handset dan operator dengan menjanjikan memberikan yang fleksibel, sistem upgradeable. Tahun 2006 Google telah memberi isyarat untuk mitra operator untuk berbagai tingkat kerjasama pada pihak mereka.
Pada bulan September 2007, InformationWeek melaporkan bahwa Google telah mengajukan beberapa aplikasi paten di bidang telepon selular.
Open Handset Alliance
Pada tanggal 5 November 2007, Open Handset Alliance, sebuah konsorsium dari beberapa perusahaan yang termasuk Texas Instruments, Broadcom Corporation, Google, HTC, Intel, LG, Marvell Technology Group, Motorola, Nvidia, Qualcomm, Samsung Electronics, Sprint Nextel dan T-Mobile diperkenalkan dengan tujuan untuk mengembangkan standar terbuka untuk perangkat selular. Seiring dengan pembentukan Open Handset Alliance, OHA juga mengumumkan produk pertama mereka, Android, sebuah platform perangkat mobile yang dibangun di atas kernel Linux versi 2.6.
Pada tanggal 9 Desember 2008, diumumkan bahwa 14 anggota baru akan bergabung dengan proyek Android termasuk: ARM Holdings Plc, Atheros Communications, Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc.
Ketua dan CEO Google Eric Schmidt mengambil beberapa waktu dalam siaran pers resmi untuk menghilangkan semua rumor dan spekulasi sebelumnya tentang keberadaan Google yang diisukan berdiri sendiri seputar seluler.
Lisensi
Kecuali update berkala, Android telah tersedia sebagai open source sejak 21 Oktober 2008. Google membuka seluruh kode sumber (termasuk jaringan dan telepon di bawah Lisensi Apache.
Dengan lisensi Apache, vendor bebas untuk menambah kepemilikan ekstensi tanpa mengirimkan mereka kembali ke komunitas open source.
Fitur
Handset layouts
The platform is adaptable to larger, VGA, 2D graphics library, 3D graphics library based on OpenGL ES 1.0 specifications, and traditional smartphone layouts.
Storage
The Database Software SQLite is used for data storage purposes
Connectivity
Android supports connectivity technologies including GSM/EDGE, CDMA, EV-DO, UMTS, Bluetooth, and Wi-Fi.
Messaging
SMS and MMS are available forms of messaging including threaded text messaging.
Web browser
The web browser available in Android is based on the open-source WebKit application framework.
Java support
Software written in Java can be compiled to be executed in the Dalvik virtual machine, which is a specialized VM implementation designed for mobile device use, although not technically a standard Java Virtual Machine.
Media support
Android supports the following audio/video/still media formats: H.263, H.264 (in 3GP or MP4 container), MPEG-4 SP, AMR, AMR-WB (in 3GP container), AAC, HE-AAC (in MP4 or 3GP container), MP3, MIDI, OGG Vorbis, WAV, JPEG, PNG, GIF, BMP.
Additional hardware support
Android can utilize video/still cameras, touchscreens, GPS, accelerometers, magnetometers, accelerated 2D bitblits (with hardware orientation,scaling,pixel format conversion) and accelerated 3D graphics.
Development environment
Includes a device emulator, tools for debugging, memory and performance profiling, a plugin for the Eclipse IDE.
Market
Like many phone-based application stores, the Android Market is a catalog of applications that can be downloaded and installed to target hardware over-the-air, without the use of a PC. Originally only freeware applications were supported. Paid-for apps have been available on the Android Market in the United States since 19 February 2009. The Android Market has been expanding rapidly and after a year of availability, it currently offers over 10,000 applications for download.
Multi-touch
Android has native support for multi-touch which is available in newer handsets such as the HTC Hero. The feature was initially disabled at the kernel level (possibly to avoid infringing Apple patents on touch-screen technology).
Akhir-akhir ini, beberapa produsen handphone merilis produk mereka yang dilengkapi fasilitas WAP (Wirelless Application Protocol) atau Protokol Aplikasi Nirkabel. Dengan adanya WAP, pengguna handphone dapat mengaksses informasi dan bertransaksi di Internet langsung dengan handphone. Sebagaimana akses Internet dengan kompoter biasa, akses dengan WAP ini juga memerlukan keamanan tinggi, terutama untuk transaksi atau ecommerce.
Dalam bulan Juni 1999, Forum WAP secara formal menyetujui WAP Versi 1.1 dengan menyertakan spesifikasi Wireless Transport Layer Security (WTLS) yang menjelaskan keamanan Internet nirkabel. Saat ini WTLS telah memasuki pasar e-commerce pada internet nirkabel, seperti SSL (Secure Socket Layer) yang telah diterima sebagai sistem keamanan untuk transaksi di Internet.
Langkah pertama untuk memahami bagaimana model keamanan WAP bekerja adalah dengan membahas cara kerja SSL dalam msengamankan e-commerce di Internet. SSL menjamin bahwa data dijaga aman dan kecurangan transaksi dapat dicegah.
Ada empat ciri yang berbeda tentang sistem yang aman yaitu privacy (privasi), integrity, otenticity (otentisitas), dan non-repudiation (tidak terjadi penolakan). Privasi berarti menyakinkan bahwa hanya pengirim dan penerima pesan yang dapat membaca isi pesan tersebut. Untuk memperoleh privasi, solusi keamanan harus memastikan bahwa tidak ada seorang pun yang dapat melihat, mengakses, atau menggunakan informasi privat (seperti alamat, nomor kartu kredit, dan nomor telepon) yang ditransmisikan melalui internet. Itnegritas menjamin pendeteksian adanya perubahan isi pesan di antara waktu pengiriman dan penerimaan. Sebagai contoh, ketikan pengguna internet memberi instruksi kepada bank untuk mentransfer Rp 10 juta dari suatu rekening ke rekening yang lain, integritas memberi garansi bahwa nomor rekening dan jumlah yang ditulis tidak dapat diubah tanpa validasi bank atau pemberitahuan pengguna. Bila pesan diubah dengan cara apapun selama transmisi, sistem keamanan harus mampu mendeteksi dan memberi laporan ini. Dalam berbagi sistem jika terdeteksi adanya perubahan, sistem penerima akan meminta pesan dikirim ulang.
Otentifikasi memberi jaminan bahwa semua pelaku dalam komunikasi adalah otentik atau mereka yang dapat diklaim. Otentifikasi server menyediakan aturan bagi pengguna untuk melakukan verifikasi bahwa mereka benar-benar berkomunikasi dengan web site yang mereka yakini terkoneksi. Otentifikasi client menjamin bahwa pengguna adalah orang yang dapat diklaim. Contoh otentifikasi dalam dunia nyata adalah menunjukkan KTP atau Passport untuk pengakuan indentitas. Non-repudiation menyediakan metode untuk menjamin bahwa tidak terjadi kesalahan dalam melakukan klaim terhadap pihak yang melakukan transaksi. Dalam dunia nyata, tanda tangan digunakan untuk menjamin non-repudiation, sehingga yang bersangkutan tidak dapat mengelak. Ketika pelanggan berbelanja di supermarket, penunjukan kartu kredit menjamin identitas pelanggan (otentifikasi), sedangkan tanda tangan pada kuintansi menjamin bahwa pelanggan setuju untuk transaksi (non-repudiation)
Di Internet, protokol Secure Socket Layer (SSL), sertifikat digital,user name dan password atau tanda tangan digital digunakan secara bersama-sama untuk menghasilkan empat tipe keamanan. WTLS secara khusus didesain untuk menjalankan transaksi aman tanpa memerlukan kekuatan pemrosesan setara dekstop dan tanpa memory dihandset. WTLS memroses algoritma keamanan lebih cepat dengan protocol overhead minimization (minimisasi overhead protokol), dan kompresi data yang lebih baik daripada pendekatan SSL tradisional. Hasilnya, WTLS mampu menghasilkan keamanan yang baik dengan keterbatasan jaringan nirkabel, sehingga dengan handphone kita dapat berkomunikasi secara aman melalui Internet.
Transaksi antara SSL dan WTLS pada gateway WAP UP.Link (dari Phone.com) hanya dalam orde milidetik dan terjadi dalam memory. Ini memungkinkan koneksi virtual yang aman antara dua protokol tersebut. WTLS menyediakan privasi, integritas dan ontentifikasi antara gateway WAP dan browser WAP. Berdasar WTLS memiliki standar keamanan Internet yang tinggi di jalur nirkabel. Kemampuan WTLS berada di atas TLS 1.0 karena adanya fasilitas baru seperti support terhadap datagram, handshake yang di optimalkan, dan dynamic key refreshing.
WTLS menghasilkan solusi sangat aman yang dibangun dengan teknologi terbaik dari dunia Internet dan nirkabel. Bila gateway WAP diaplikasikan sesuai prosedur keamanan operator standar, pelanggan dan content provider akan memperoleh jaminan bahwa data dan aplikasinya aman. Phone.com merupakan perusahaan pertama yang menyediakan komunikasi Iternet nirkabel yang aman pada handset yang memiliki kemampuan browser berstandar HDTP2.0. HDTP2.0 telah tersedia secara komersial sejak 1997. Phone.com juga merupakan perusahaan pertama yang menyediakan gateway WAP 1.1 compliant, dengan mengimplementasiakn WTLS 1.1 secara lengkap.
Hasilnya, Phone.com telah mampu membangun gateway WAP bernama UP.Link dengan kemampuan keamanan yang bagus. Sebagai contoh, UP.Link mendukung sertifikat untuk client yang memungkinkan server web menyediakan otentifikasi atas nama pengguna. Dengan menggunakan standar Itnernet yang telah ada dengan user-name dan password, content provider dapat segera mengimplementasikan aplikasi yang aman, yang memberikan privasi, integritas, otentifikasi, dan non-repudiation. Gateway WAP UP.Link juga mendukung otoritas sertifikat yang fleksibel, termasuk dukungan terhadap sertifikat server yang disediakan pihak lain.
Data yang tidak dienkripsi tidak pernah disimpan dalam media permanen, sehingga tidak ada rekaman isi transaksi. Algoritma enkripsi/dekripsi UP.Link beroperasi dalam proses UNIX single. Algoritma ini telah dioptimasi untuk meminimalkan waktu penyimpanan data yang tidak terenkripsi dalam memory dan penghapusannya saat translasi protokol keamanan telah selesai.
Hanya root di sistem UNIX yang bisa melihat pesan yang tidak terenkripsi. Sangat sulit untuk menemukan data di memory yang tidak terenkripsi. Tool khusus di UNIX hanya tersedia bagi root untuk melihat isi memory. Itupun membutuhkan banyak pekerjaan penggeseran data untuk menentukan kapan dan di mana transaksi terjadi. Karena transaksi terjadi di memory, maka perkerjaan ini sangat sulit. Akses ke transmisi WTLS membutuhkan pengetahuan tentang implementasi WAP yang sangat tinggi. Beberapa informasi yang diperlukan untuk mencoba penetrasi gateway WAP tidak tersedia dalam dokumentasi yang diterima operator jaringan dari Phone.com. Meskipun telah ada lima proteksi di atas, usaha untuk transaksi yang curang pada gateway melalui console masih bisa terjadi. Untuk itu, fasilitas keamanan tambahan diperlukan sesuai tingkatan aplikasi nirkabel.
Solusi WAP yang didesain untuk menyediakan transmisi aman pada jaringan nirkabel harus sesuai dengan kebutuhan pelanggan, operator jaringan dan content provider. Solusi ini harus terbuka sesuai standar sehingga dapat beroperasi dengan peralatan lain (interoperable). Sebagai contoh, Phone.com bekerjasama dengan WAP Forum untuk menghasilkan standar untuk solusi di masa depan, yang akan menjadikan e-commerce nirkabel dapat diterima pasar.
Jakarta - Overclock, biasanya dilakukan oleh para pengguna komputer untuk lebih meningkatkan kemampuan perangkat keras yang dimilikinya. Aksi ini pun acapkali menjadi menjadi sebuah kegiatan 'wajib' ketika sebuah komponen dianggap sudah tidak mampu menjalan sebuah aplikasi.
Tidak dipungkiri lagi memang, biasanya para overclockers--pelaku overclock-- sudah memahami betul komponen PC yang dimilikinya. Kini hal tersebut tidak sepenuhnya benar, karena beberapa produsen motherboard telah memberikan segudang fitur untuk melakukan overclock dengan mudah pada produknya. Salah satunya adalah MSI.
MSI baru saja menggelontorkan kedua motherboard barunya yang sarat dengan kemampuan overclock. Kedua produk tersebut adalah, MSI Bing Bang Fuzion dan MSI H55, keduanya telah memiliki kemampuan overclock yang memadai.
MSI H55 adalah salah satu motherboard yang dirancang khusus untuk prosesor Intel Core i3. Berukuran cukup mungil (Micro ATX) dengan fitur overclock yang sangat mudah. Pengguna hanya perlu menekan switch yang disediakan untuk meningkatkan kecepatan prosesor.
Selain menawarkan kemampuan overclock yang mudah, MSI H55 juga dapat menjadi salah satu alternatif untuk dijadikan Home Theater Personal Computer (HTPC). Kerena Selain murah, kemampuan motherboard ini juga lebih cocok digunakan untuk menonton film ketimbang memainkan game.
Bing Bang Fuzion, hadir sebagai motherboard berbasis Intel P55 yang paling 'mewah' dari segi kemampuan overclock. Dari beberapa fitur yang ditawarkan, jelas sekali produk ini ditujukan untuk para penggila komputer tingkat mahir.
Tidak hanya itu, Bing Bang Fuzion juga merupakan motherboard pertama yang mengusung Chipset Hydra Engine besutan Lucid. Dengan chipset ini, pengguna dapat menggunakan kartu grafis Nvidia dengan ATI Radeon secara bersamaan.
Baik MSI H55 ataupun Bing Bang Fuzion sudah mulai tersedia di pasaran, kedua produk ini pun dibanderol dengan harga yang cukup bervariasi yakni, USD 116 untuk H55 dan USD 408 untuk Bing Bang Fuzion.
Model OSI memiliki tujuh layer yang terdiri dari :
1. Physical
2. Data Link
3. Network
4. Transport
5. Session
6. Prensentation
7. Application
1. Physical
Physical Layer berfungsi dalam pengiriman raw bit ke channel komunikasi. Masalah desain yang harus diperhatikan disini adalah memastikan bahwa bila satu sisi mengirim data 1 bit, data tersebut harus diterima oleh sisi lainnya sebagai 1 bit pula, dan bukan 0 bit.
2. Data Link
Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
4. Network
Tugas utama dari layer network adalah menyediakan fungsi routing sehingga paket dapat dikirim keluar dari segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada suatu network lain. IP, Internet Protocol, umumnya digunakan untuk tugas ini.
5. Transport
ayer transport adalah pusat dari mode-OSI. Layer ini menyediakan transfer yang reliable dan transparan antara kedua titik akhir, layer ini juga menyediakan multiplexing, kendali aliran dan pemeriksaan error serta memperbaikinya.
5. Session
Layer ini menyediakan layanan ke dua layer diatasnya, Melakukan koordinasi komunikasi antara entiti layer yang diwakilinya.
6. Prensentation
Pressentation layer melakukan fungsi-fungsi tertentu yang diminta untuk menjamin penemuan sebuah penyelesaian umum bagi masalah tertentu. Pressentation Layer tidak mengijinkan pengguna untuk menyelesaikan sendiri suatu masalah. Tidak seperti layer-layer di bawahnya yang hanya melakukan pemindahan bit dari satu tempat ke tempat lainnya, presentation layer memperhatikan syntax dan semantik informasi yang dikirimkan.
7.Application
Application layer terdiri dari bermacam-macam protokol. Misalnya terdapat ratusan jenis terminal yang tidak kompatibel di seluruh dunia. Ambil keadaan dimana editor layar penuh yang diharapkan
Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.
Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.
Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu:
802.11a
802.11b
802.11g
802.11n
Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.
Di banyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh Wi-Fi, pengguna tidak diperlukan untuk mendapatkan ijin dari pengatur lokal (misal, Komisi Komunikasi Federal di A.S.). 802.11a menggunakan frekuensi yang lebih tinggi dan oleh sebab itu daya jangkaunya lebih sempit, lainnya sama.
Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasarkan dalam IEEE 802.11b/g) beroperasi pada 2.400 MHz sampai 2.483,50 MHz. Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing 5 MHz), berpusat di frekuensi berikut:
Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.
Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN).
Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan Medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.
Tingginya animo masyarakat --khususnya di kalangan komunitas Internet-- menggunakan teknologi Wi-Fi dikarenakan paling tidak dua faktor. Pertama, kemudahan akses. Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses Internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel.
Konsekuensinya, pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita dan informasi di Internet, cukup membawa PDA (pocket digital assistance) atau laptop berkemampuan Wi-Fi ke tempat dimana terdapat access point atau hotspot.
Menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut --yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang perorangan-- dipicu faktor kedua, yakni karena biaya pembangunannya yang relatif murah atau hanya berkisar 300 dollar Amerika Serikat.
Peningkatan kuantitas pengguna Internet berbasis teknologi Wi-Fi yang semakin menggejala di berbagai belahan dunia, telah mendorong Internet service providers (ISP) membangun hotspot yang di kota-kota besar dunia.
Beberapa pengamat bahkan telah memprediksi pada tahun 2006, akan terdapat hotspot sebanyak 800.000 di negara-negara Eropa, 530.000 di Amerika Serikat dan satu juta di negara-negara Asia.
Keseluruhan jumlah penghasilan yang diperoleh Amerika Serikat dan negara-negara Eropa dari bisnis Internet berbasis teknologi Wi-Fi hingga akhir tahun 2003 diperkirakan berjumlah 5.4 trilliun dollar Amerika, atau meningkat sebesar 33 milyar dollar Amerika dari tahun 2002 (www.analysys.com).
Mode koneksi ini adalah mode dimana beberapa komputer terhubung secara langsung, atau lebih dikenal dengan istilah Peer-to-Peer. Keuntungannya, lebih murah dan praktis bila yang terkoneksi hanya 2 atau 3 komputer, tanpa harus membeli access point
Infrastruktur
Menggunakan Access Point yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network).
Sistem Keamanan Wi-fi
Terdapat beberapa jenis pengaturan keamanan jaringan Wi-fi, antara lain:
Di Indonesia sendiri, penggunaan Internet berbasis Wi-Fi sudah mulai menggejala di beberapa kota besar. Di Jakarta, misalnya, para maniak Internet yang sedang berselancar sambil menunggu pesawat take off di ruang tunggu bandara, sudah bukan merupakan hal yang asing.
Fenomena yang sama terlihat diberbagai kafe --seperti Kafe Starbucks dan La Moda Cafe di Plaza Indonesia, Coffee Club Senayan, dan Kafe Coffee Bean di Cilandak Town Square-- dimana pengunjung dapat membuka Internet untuk melihat berita politik atau gosip artis terbaru sembari menyeruput cappucino panas.
Dewasa ini, bisnis telepon berbasis VoIP (Voice over Internet Protocol) juga telah menggunakan teknologi Wi-Fi, dimana panggilan telepon diteruskan melalui jaringan WLAN. Aplikasi tersebut dinamai VoWi-FI (Voice over Wi-Fi).
Beberapa waktu lalu, standar teknis hasil kreasi terbaru IEEE telah mampu mendukung pengoperasian layanan video streaming. Bahkan diprediksi, nantinya dapat dibuat kartu (card) berbasis teknologi Wi-Fi yang dapat disisipkan ke dalam peralatan eletronik, mulai dari kamera digital sampai consoles video game (ITU News 8/2003).
Berdasarkan paparan di atas, dapat disimpulkan bahwa bisnis dan kuantitas pengguna teknologi Wi-Fi cenderung meningkat, dan secara ekonomis hal itu berimplikasi positif bagi perekonomian nasional suatu negara, termasuk Indonesia.
Meskipun demikian, pemerintah seyogyanya menyikapi fenomena tersebut secara bijak dan hati-hati. Pasalnya, secara teknologis jalur frekuensi --baik 2,4 GHz maupun 5 GHz-- yang menjadi wadah operasional teknologi Wi-Fi tidak bebas dari keterbatasan (Kompas, 5/2/2004).
Pasalnya, pengguna dalam suatu area baru dapat memanfaatkan sistem Internet nirkabel ini dengan optimal, bila semua perangkat yang dipakai pada area itu menggunakan daya pancar yang seragam dan terbatas.
Apabila prasyarat tersebut tidak diindahkan, dapat dipastikan akan terjadi harmful interference bukan hanya antar perangkat pengguna Internet, tetapi juga dengan perangkat sistem telekomunikasi lainnya.
Bila interferensi tersebut berlanjut --karena penggunanya ingin lebih unggul dari pengguna lainnya, maupun karenanya kurangnya pemahaman terhadap keterbatasan teknologinya-- pada akhirnya akan membuat jalur frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.
Keterbatasan lain dari kedua jalur frekuensi nirkabel ini (khususnya 2,4 GHz) ialah karena juga digunakan untuk keperluan ISM (industrial, science and medical).
Konsekuensinya, penggunaan komunikasi radio atau perangkat telekomunikasi lain yang bekerja pada pada pita frekuensi itu harus siap menerima gangguan dari perangkat ISM, sebagaimana tertuang dalam S5.150 dari Radio Regulation.
Dalam rekomendasi ITU-R SM.1056, diinformasikan juga karakteristik perangkat ISM yang pada intinya bertujuan mencegah timbulnya interferensi, baik antar perangkat ISM maupun dengan perangkat telekomunikasi lainnnya.
Rekomendasi yang sama menegaskan bahwa setiap anggota ITU bebas menetapkan persyaratan administrasi dan aturan hukum yang terkait dengan keharusan pembatasan daya.
Menyadari keterbatasan dan dampak yang mungkin timbul dari penggunaan kedua jalur frekuensi nirkabel tersebut, berbagai negara lalu menetapkan regulasi yang membatasi daya pancar perangkat yang digunakan.
WiMAX
WiMAX adalah singkatan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access, merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga merupakan teknologi dengan open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX diantara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX dapat diaplikasikan untuk koneksi broadband ‘last mile’, ataupun backhaul.
Perkembangan Teknologi Wireless
Wi Max Standar BWA yang saat ini umum diterima dan secara luas digunakan adalah standar yang dikeluarkan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineering (IEEE), seperti standar 802.15 untuk Personal Area Network (PAN), 802.11 untuk jaringan Wireless Fidelity (WiFi), dan 802.16 untuk jaringan Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX).
Pada jaringan selular juga telah dikembangkan teknologi yang dapat mengalirkan data yang overlay dengan jaringan suara seperti GPRS, EDGE, WCDMA, dan HSDPA. Masing-masing evolusi pada umumnya mengarah pada kemampuan menyediakan berbagai layanan baru atau mengarah pada layanan yang mampu menyalurkan voice, video dan data secara bersamaan (triple play). Sehingga strategi pengembangan layanan broadband wireless dibedakan menjadi Mobile Network Operator (MNO) dan Broadband Provider (BP). Perbandingan beberapa karakteristik sistem wireless data berkecepatan tinggi digambarkan oleh First Boston seperti berikut.
WiFi 802.11g
CDMA2000 1x EV-DO
WCDMA/ UMTS
100 Meters
12 Km
12 Km
54 Mbps
2.4 Mbps (higher for EV-DV)
2 Mbps (10+ Mbps fpr HSDPA)
2.4 GHz
400,800,900,1700,1800,1900,2100 MHz
1800,1900,2100 MHz
Wireless LAN
Mobile Wireless Broadband
Mobile Wireless Broadband
Sekilas Tentang WiMAX
WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) adalah sebuah tanda sertifikasi untuk produk-produk yang lulus tes cocok dan sesuai dengan standar IEEE 802.16. WiMAX merupakan teknologi nirkabel yang menyediakan hubungan jalur lebar dalam jarak jauh. WiMAX merupakan teknologi broadband yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga membawa isu open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX diantara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX layak diaplikasikan untuk ‘last mile’ broadband connections, backhaul, dan high speed enterprise.
Yang membedakan WiMAX dengan Wi-Fi adalah standar teknis yang bergabung di dalamnya. Jika WiFi menggabungkan standar IEEE 802.11 dengan ETSI (European Telecommunications Standards Intitute) HiperLAN sebagai standar teknis yang cocok untuk keperluan WLAN, sedangkan WiMAX merupakan penggabungan antara standar IEEE 802.16 dengan standar ETSI HiperMAN.
Standar keluaran IEEE banyak digunakan secara luas di daerah asalnya, Amerika, sedangkan standar keluaran ETSI meluas penggunaannya di daerah Eropa dan sekitarnya. Untuk membuat teknologi ini dapat digunakan secara global, maka diciptakanlah WiMAX. Kedua standar yang disatukan ini merupakan standar teknis yang memiliki spesifikasi yang sangat cocok untuk menyediakan koneksi berjenis broadband lewat media wireless atau dikenal dengan BWA.
Spektrum Frekuensi WiMAX
Sebagai teknologi yang berbasis pada frekuensi, kesuksesan WiMAX sangat bergantung pada ketersediaan dan kesesuaian spektrum frekuensi. Sistem wireless mengenal dua jenis band frekuensi yaitu Licensed Band dan Unlicensed Band. Licensed band membutuhkan lisensi atau otoritas dari regulator, yang mana operator yang memperoleh licensed band diberikan hak eksklusif untuk menyelenggarakan layanan dalam suatu area tertentu. Sementara Unlicensed Band yang tidak membutuhkan lisensi dalam penggunaannya memungkinkan setiap orang menggunakan frekuensi secara bebas di semua area.
WiMAX Forum menetapkan 2 band frekuensi utama pada certication profile untuk Fixed WiMAX (band 3.5 GHz dan 5.8 GHz), sementara untuk Mobile WiMAX ditetapkan 4 band frekuensi pada system profile release-1, yaitu band 2.3 GHz, 2.5 GHz, 3.3 GHz dan 3.5 GHz.
Secara umum terdapat beberapa alternatif frekuensi untuk teknologi WiMAX sesuai dengan peta frekuensi dunia. Dari alternatif tersebut band frekuensi 3,5 GHz menjadi frekuensi mayoritas Fixed WiMAX di beberapa negara, terutama untuk negara-negara di Eropa, Canada, Timur-Tengah, Australia dan sebagian Asia. Sementara frekuensi yang mayoritas digunakan untuk Mobile WiMAX adalah 2,5 GHz.
Isu frekuensi Fixed WiMAX di band 3,3 GHz ternyata hanya muncul di negara-negara Asia. Hal ini terkait dengan penggunaan band 3,5 GHz untuk komunikasi satelit, demikian juga dengan di Indonesia. Band 3,5 GHz di Indonesia digunakan oleh satelit Telkom dan PSN untuk memberikan layanan IDR dan broadcast TV. Dengan demikian penggunaan secara bersama antara satelit dan wireless terrestrial (BWA) di frekuensi 3,5 GHz akan menimbulkan potensi interferensi terutama di sisi satelit.
Elemen Perangkat WiMAX
Elemen/ perangkat WiMAX secara umum terdiri dari BS di sisi pusat dan CPE di sisi pelanggan. Namun demikian masih ada perangkat tambahan seperti antena, kabel dan asesoris lainnya.
Base Station (BS)
Merupakan perangkat transceiver (transmitter dan receiver) yang biasanya dipasang satu lokasi (colocated) dengan jaringan Internet Protocol (IP). Dari BS ini akan disambungkan ke beberapa CPE dengan media interface gelombang radio (RF) yang mengikuti standar WiMAX. Komponen BS terdiri dari:
NPU (networking processing unit card)
AU (access unit card)up to 6 +1
PIU (power interface unit) 1+1
AVU (air ventilation unit)
PSU (power supply unit) 3+1
Antena
Antena yang dipakai di BS dapat berupa sektor 60°, 90°, atau 120° tergantung dari area yang akan dilayani.
Subscriber Station (SS)
Secara umum Subscriber Station (SS) atau (Customer Premises Equipment) CPE terdiri dari Outdoor Unit (ODU) dan Indoor Unit (IDU), perangkat radionya ada yang terpisah dan ada yang terintegrasi dengan antena.
Teknologi WiMAX dan Layanannya
BWA WiMAX adalah standards-based technology yang memungkinkan penyaluran akses broadband melalui penggunaan wireless sebagai komplemen wireline. WiMAX menyediakan akses last mile secara fixed, nomadic, portable dan mobile tanpa syarat LOS (NLOS) antara user dan base station. WiMAX juga merupakan sistem BWA yang memiliki kemampuan interoperabilty antar perangkat yang berbeda. WiMAX dirancang untuk dapat memberikan layanan Point to Multipoint (PMP) maupun Point to Point (PTP). Dengan kemampuan pengiriman data hingga 10 Mbps/user.
Pengembangan WiMAX berada dalam range kemampuan yang cukup lebar. Fixed WiMAX pada prinsipnya dikembangkan dari sistem WiFi, sehingga keterbatasan WiFi dapat dilengkapi melalui sistem ini, terutama dalam hal coverage/jarak, kualitas dan garansi layanan (QoS). Sementara itu Mobile WiMAX dikembangkan untuk dapat mengimbangi teknologi selular seperti GSM, CDMA 2000 maupun 3G. Keunggulan Mobile WiMAX terdapat pada konfigurasi sistem yang jauh lebih sederhana serta kemampuan pengiriman data yang lebih tinggi. Oleh karena itu sistem WiMAX sangat mungkin dan mudah diselenggarakan oleh operator baru atau pun service provider skala kecil. Namun demikian kemampuan mobility dari Mobile WiMAX masih berada dibawah kemampuan teknologi selular.
Tinjauan Teknologi
WiMax adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan standar dan implementasi yang mampu beroperasi berdasarkan jaringan nirkabel IEEE 802.16, seperti WiFi yang beroperasi berdasarkan standar Wireless LAN IEEE802.11. Namun, dalam implementasinya WiMax sangat berbeda dengan WiFi.
Pada WiFi, sebagaimana OSI Layer, adalah standar pada lapis kedua, dimana Media Access Control (MAC) menggunakan metode akses kompetisi, yaitu dimana beberapa terminal secara bersamaan memperebutkan akses. Sedangkan MAC pada WiMax menggunakan metode akses yang berbasis algoritma penjadualan (scheduling algorithm). Dengan metode akses kompetisi, maka layanan seperti Voice over IP atau IPTV yang tergantung kepada Kualitas Layanan (Quality of Service) yang stabil menjadi kurang baik. Sedangkan pada WiMax, dimana digunakan algoritma penjadualan, maka bila setelah sebuah terminal mendapat garansi untuk memperoleh sejumlah sumber daya (seperti timeslot), maka jaringan nirkabel akan terus memberikan sumber daya ini selama terminal membutuhkannya.
Standar WiMax pada awalnya dirancang untuk rentang frekuensi 10 s.d. 66 GHz. 802.16a, diperbaharui pada 2004 menjadi 802.16-2004 (dikenal juga dengan 802.16d) menambahkan rentang frekuensi 2 s.d. 11 GHz dalam spesifikasi. 802.16d dikenal juga dengan fixed WiMax, diperbaharui lagi menjadi 802.16e pada tahun 2005 (yang dikenal dengan mobile WiMax) dan menggunakan orthogonal frequency-division multiplexing (OFDM) yang lebih memiliki skalabilitas dibandingkan dengan standar 802.16d yang menggunakan OFDM 256 sub-carriers. Penggunaan OFDM yang baru ini memberikan keuntungan dalam hal cakupang, instalasi, konsumsi daya, penggunaan frekuensi dan efisiensi pita frekuensi. WiMax yang menggunakan standar 802.16e memiliki kemampuan hand over atau hand off, sebagaimana layaknya pada komunikasi selular.
Banyaknya institusi yang tertarik atas standar 802.16d dan .16e karena standar ini menggunakan frekuensi yang lebih rendah sehingga lebih baik terhadap redaman dan dengan demikian memiliki daya penetrasi yang lebih baik di dalam gedung. Pada saat ini, sudah ada jaringan yang secara komersial menggunakan perangkat WiMax bersertifikasi sesuai dengan standar 802.162.
Spesifikasi WiMax membawa perbaikan atas keterbatasan-keterbatasan standar WiFi dengan memberikan lebar pita yang lebih besar dan enkripsi yang lebih bagus. Standar WiMax memberikan koneksi tanpa memerlukan Line of Sight (LOS) dalam situasi tertentu. Propagasi Non LOS memerlukan standar .16d atau revisi 16.e, karena diperlukan frekuensi yang lebih rendah. Juga, perlu digunakan sinyal muli-jalur (multi-path signals), sebagaimana standar 802.16n.
Manfaat dan Keuntungan
Banyak keuntungan yang didapatkan dari terciptanya standardisasi industri ini. Para operator telekomunikasi dapat menghemat investasi perangkat, karena kemampuan WiMAX dapat melayani pelanggannya dengan area yang lebih luas dan tingkat kompatibilitas lebih tinggi. Selain itu, pasarnya juga lebih meluas karena WiMAX dapat mengisi celah broadband yang selama ini tidak terjangkau oleh teknologi Cable dan DSL (Digital Subscriber Line).
WiMAX salah satu teknologi memudahkan mereka mendapatkan koneksi Internet yang berkualitas dan melakukan aktivitas. Sementara media wireless selama ini sudah terkenal sebagai media yang paling ekonomis dalam mendapatkan koneksi Internet. Area coverage-nya sejauh 50 km maksimal dan kemampuannya menghantarkan data dengan transfer rate yang tinggi dalam jarak jauh, sehingga memberikan kontribusi sangat besar bagi keberadaan wireless MAN dan dapat menutup semua celah broadband yang ada saat ini. Dari segi kondisi saat proses komunikasinya, teknologi WiMAX dapat melayani para subscriber, baik yang berada dalam posisi Line Of Sight (posisi perangkat-perangkat yang ingin berkomunikasi masih berada dalam jarak pandang yang lurus dan bebas dari penghalang apa pun di depannya) dengan BTS maupun yang tidak memungkinkan untuk itu (Non-Line Of Sight). Jadi di mana pun para penggunanya berada, selama masih masuk dalam area coverage sebuah BTS (Base Transceiver Stations), mereka mungkin masih dapat menikmati koneksi yang dihantarkan oleh BTS tersebut.
Selain itu, dapat melayani baik para pengguna dengan antena tetap (fixed wireless) misalnya di gedung-gedung perkantoran, rumah tinggal, toko-toko, dan sebagainya, maupun yang sering berpindah-pindah tempat atau perangkat mobile lainnya. Mereka bisa merasakan nikmatnya ber-Internet broadband lewat media ini. Sementara range spektrum frekuensi yang tergolong lebar, maka para pengguna tetap dapat terkoneksi dengan BTS selama mereka berada dalam range frekuensi operasi dari BTS.
Sistem kerja MAC-nya (Media Access Control) yang ada pada Data Link Layer adalah connection oriented, sehingga memungkinkan penggunanya melakukan komunikasi berbentuk video dan suara. Siapa yang tidak mau, ber-Internet murah, mudah, dan nyaman dengan kualitas broadband tanpa harus repot-repot. Anda tinggal memasang PCI card yang kompatibel dengan standar WiMAX, atau tinggal membeli PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association) yang telah mendukung komunikasi dengan WiMAX. Atau mungkin Anda tinggal membeli antena portabel dengan interface ethernet yang bisa dibawa ke mana-mana untuk mendapatkan koneksi Internet dari BTS untuk fixed wireless.